Mobil Peugeot

Anda senang saya Gembira, Blog ini lebih baik dari sekarang bila ada komentar anda. Berikan masukan sesuai dengan keinginan anda. Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda

Gambar Mobil 2

Anda senang saya Gembira, Blog ini lebih baik dari sekarang bila ada komentar anda. Berikan masukan sesuai dengan keinginan anda. Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda

Gambar Mobil 3

Anda senang saya Gembira, Blog ini lebih baik dari sekarang bila ada komentar anda. Berikan masukan sesuai dengan keinginan anda. Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda

Mobil Merzedes Benz

Anda senang saya Gembira, Blog ini lebih baik dari sekarang bila ada komentar anda. Berikan masukan sesuai dengan keinginan anda. Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda

Gambar Mobil 4

Anda senang saya Gembira, Blog ini lebih baik dari sekarang bila ada komentar anda. Berikan masukan sesuai dengan keinginan anda. Saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda

komentar

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan sepak bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan sepak bola. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 November 2013

Pendidikan Sepak Bola pada usia Dini di Indonesia belum maksimal





Sepakbola di luar negara indonesia sudah menjadi suatu bisnis yang menguntungkan. Tetapi hal ini di indonesia sepakbola masih suatu pertandingan yang begitu-begitu saja. Walaupun Tim nasional Indonesia U-19 tampil sebagai juara Piala AFF 2013 setelah dalam pertandingan final mengalahkan Vietnam 7-6 lewat adu penalti.

 
Tim nasional Indonesia U-19 tampil sangat agresif tetapi Tim dibawah umur 19 belum dapat mengikuti U-19. Hal ini karena pendidikan sepakbola pada usia dini di indonesia masih belum serius di tangan oleh semua pihak yang mencintai sepakbola. Dan pendidikan sepakbola pada usia dini belum merata di seluruh indonesia, masih terpusat di ibukota Propinsi belum menyentuh ke pelosok-pelosok.



Anak desa sangat membutuhkan sentuhan-sentuhan pendidikan sepak bola. Anak desa masih lemah dalam penguasaan bola dan hanya mengandalkan kekuatan nafas.


Sepertinya, Indonesia dalam hal ini PSSI belum mengelola sepakbola pada usia dini secara baik. Hal ini terbukti dari pengiriman pendidikan sepakbola ke luar negeri.